Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3

Sistem Gerak Pada Manusia

Anak Kelas 11, Yuk Belajar Rangka Manusia

Rangka merupakan alat gerak pasif dalam tubuh manusia, karena sifatnya hanya sebagai tempat melekatnya otot. Beberapa fungsi rangka: memberi postur tubuh, melekatnya otot, pelindung organ-organ bagian dalam yang lunak, bekerja secara simultan dengan otot dan sistem saraf. Tulang punya beberapa lapisan dari arah luar ke dalam berturut-turut, yaitu periosteum, tulang kompak, tulang spons, endosteum, dan sumsum tulang. Ada 5 bentuk tulang: tulang pipa, tulang pipih, tulang pendek, tulak tidak beraturan, tulang sesamoid. Ada rangka aksial yang tersusun dari: tulang tengkorak, tulang telinga dan hioid, tulang belakang, tulang dada, dan tulang rusuk. Sedangkan rangka apendikuler tersusun dari: alat gerak atas, gelang bahu, alat gerak bawah, dan gelang panggul.

Hai guys, pernahkah kalian berpikir bagaimana ya tulang-tulang dalam tubuh bisa bekerja secara simultan? Pertanyaan itu sebenarnya sepele ya, tetapi untuk menjawabnya harus didasarkan pada pengetahuan, kalian. Tulang merupakan komponen penting dalam tubuh makhluk hidup, seperti hewan dan manusia. Membahas masalah tulang tentu tidak akan lepas dari istilah rangka, mengingat bahwa rangka manusia terbentuk dari susunan antartulang. Nah, kali ini aku mau mengajak kamu, khususnya anak kelas 11 untuk membahas materi Biologi yang satu ini, nih. Kuy, dibaca di bawah!

Pengertian Rangka

Rangka merupakan alat gerak pasif pada manusia. Mengapa dikatakan alat gerak pasif? Karena rangka hanya berfungsi sebagai tempat melekatnya otot. Nah, komponen yang bisa menggerakkan rangka adalah otot itu sendiri. Lalu, bagaimana susunan rangka manusia beserta fungsinya?

Fungsi Rangka

Sebagai alat gerak pasif, ternyata rangka juga memiliki fungsi yang cukup penting, yaitu sebagai berikut:

  1. Memberi bentuk atau postur tubuh.
  2. Tempat melekatnya otot rangka.
  3. Pelindung organ-organ bagian dalam yang umumnya bersifat lunak.
  4. Bekerja secara simultan dengan otot dan sistem saraf.
  5. Tempat pembentukan kalsium.
  6. Tempat pembentukan sel-sel darah.
  7. Mampu menyimpan energi, berupa lemak dalam sumsum kuning.
  8. Turut berperan dalam proses imunologis.

Nah, selanjutnya saya akan membahas tentang struktur tulang.

Struktur Tulang

Tulang merupakan komponen utama penyusun rangka manusia. Sebagai penyusun rangka, tulang memiliki beberapa lapisan dari arah luar ke dalam berturut-turut, yaitu periosteum, tulang kompak, tulang spons, endosteum, dan sumsum tulang.

  1. Periosteum adalah lapisan terluar tulang keras yang terdiri dari jaringan ikat fibrosa.
  2. Tulang kompak merupakan lapisan yang memiliki tekstur padat, harus, sedikit berongga, dan kuat.
  3. Tulang spons merupakan lapisan yang berongga dan berisi sumsum merah.
  4. Endosteum merupakan merupakan lapisan yang terdiri dari jaringan areola vaskuler yang melapisi sumsum.
  5. Sumsum tulang merupakan bagian tulang paling dalam yang berbentuk seperti jeli dan berfungsi sebagai tempat pembentukan sel-sel darah.

Macam-macam Tulang

Apakah kalian tahu jika tulang manusia memiliki banyak bentuk dan ukuran? Nah, berikut ini akan dijelaskan masing-masing bentuk tulang.

1. Tulang pipa

Biasa disebut tulang panjang, merupakan tulang yang berbentuk seperti tabung dan berongga. Bagian ujung tulang berukuran lebih luas karena berfungsi untuk menghubungkan dengan tulang lainnya. Contoh tulang pipa dapat ditemukan pada betis, paha, pengumpil, dan lengan atas.

2. Tulang pipih

Merupakan tulang yang dibentuk oleh lempengan tulang kompak dan spons di mana bagian dalamnya terdapat sumsum tulang. Contoh tulang pipih dapat ditemukan di bagian rusuk, tulang belikat, dan tulang tengkorak.

3. Tulang pendek

Tulang yang berbentuk kubus. Tulang ini dapat ditemukan di pergelangan tangan dan kaki.

4. Tulang tidak beraturan 

Tulang yang tidak memiliki bentuk spesifik. Contoh tulang tidak beraturan adalah tulang pinggul, tulang belakang, dan tulang penyusun wajah.

5. Tulang sesamoid  

Tulang yang ukurannya kecil dan seperti biji wijen. Tulang ini dapat ditemukan di bagian patela atau tempurung lutut.

Selanjutnya, kalian akan mempelajari rangka aksial.

Rangka Aksial

Rangka aksial merupakan rangka yang ada pada sumbu tubuh. Rangka ini tersusun atas 80 tulang yang meliputi tulang tengkorak, tulang telinga dalam dan tulang hioid, tulang belakang, tulang dada, dan tulang rusuk.

1. Tulang tengkorak

Berfungsi melindungi otak, organ pendengaran, dan organ penglihatan. Tulang ini disusun oleh 22 buah tulang, di mana masing-masing dibagi menjadi dua kelompok, yaitu tulang kranial dan fasial.

2. Tulang telinga dan tulang hioid

  • Tulang telinga tersusun atas tiga pasang tulang pendengaran, yaitu maleus (martil), inkus (landasan), dan stapes (sanggurdi). Tulang-tulang tersebut berfungsi untuk menerima dan mengantarkan impuls suara dari membran timpani ke koklea.
  • Tulang hioid adalah tulang berbentuk seperti huruf U yang berada di antara laring dan mandibula. Tulang ini hanya berjumlah 1 buah dan berfungsi sebagai tempat melekatnya lidah dan otot mulut.

3. Tulang belakang (Columna Vertebrae)

Tulang belakang merupakan tulang yang memanjang mulai leher sampai tulang ekor. Bentuk tulang belakang menyerupai lengkungan, sehingga memungkinkan tubuh melakukan aktivitas seperti duduk, berdiri, berbaring, dan sebagainya.

4. Tulang dada (Sternum)

Tulang dada berfungsi sebagai tempat melekatnya tulang rusuk sejati dan bersama tulang rusuk membentuk rongga dada. Tidak hanya itu, tulang ini juga berfungsi melindungi organ-organ dalam, seperti jantung dan paru-paru.

5. Tulang rusuk (Costae)

Tulang rusuk merupakan tulang yang bagian belakangnya melekat pada tulang punggung. Tulang ini berjumah 12 pasang dan terdiri dari tiga macam, yaitu tulang rusuk sejari, tulang rusuk palsu, dan tulang rusuk melayang. Tulang rusuk berfungsi untuk membentuk rongga dada.

Rangka Apendikuler

Rangka apendikuler merupakan alat gerak yang melengkapi rangka aksial dan tersusun atas alat gerak atas, gelang bahu, alat gerak bawah, dan gelang panggul. Tulang ini berjumlah 126 buah.

1. Alat gerak atas

Alat gerak atas tersusun atas tulang pangkal lengan (humerus, tulang pengumpil (radius), tulang hasta (ulna), tulang pergelangan tangan (karpal), tulang telapak tangan (metakarpal), dan tulang ruas-ruas jari tangan (falanges).

2. Gelang bahu

Gelang bahu tersusun atas dua tulang, yaitu tulang selangka (klavikula) dan tulang belikat (skapula).

3. Alat gerak bawah

Alat gerak bawah tersusun atas tulang paha (femur), tulang tempurung lutut (patela), tulang kering (tibia), tulang betis (fibula), tulang pergelangan kaki (tarsal), tulang telapak kaki (metatarsal), dan tulang ruas jari kaki (falanges).

4. Gelang panggul

Gelang panggul merupakan gabungan tiga buah tulang yang bersatu, yang meliputi tulang usus (ilium), tulang duduk (iskium), dan tulang kemaluan (pubis). Gelang panggul berfungsi sebagai penyangga berat badan dan melindungi uterus dan kandung kemih.

Gangguan pada Tulang

Gangguan pada tulang merupakan suatu kondisi di mana tulang mengalami cedera yang menyebabkan timbulnya rasa sakit.

  1. Fraktur merupakan istilah lain untuk patah tulang.
  2. Gangguan pada tulang belakang, seperti kifosis, lordosis, skoliosis, dan sublubrikasi.
  3. Gangguan fisiologi tulang meliputi, osteoporosis, mikrosefalus, rakitis, layuh semu, dan nekrosa.

https://www.youtube.com/watch?v=UvnNi69PXgQ

Loading Likes...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *