Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3

Horor : Undangan Ekstra dari P4TK IPA di Masa Covid

MGMP IPA SMP Gunungkidul mendapat undangan ekstra dari P4TK IPA. Datangnya undangan dari P4TK IPA di awal bulan September 2020 ini terasa horor, menakutkan… Bagaimana tidak? Seperti yang diketahui, meskipun masa covid ini sudah memasuki masa “new normal” tapi jumlah kasus pasien corona terus meningkat. Bahkan dari muncul klaster-klaster baru.

Undangan tertanggal 27 Agustus 2020, mengundang dua orang anggota MGMP IPA SMP Gunungkidul bersama dengan 198 orang lainnya dari seluruh Indonesia untuk mengikuti kegiatan diklat. Undangan diklat yang dimaksud adalah diklat Guru Pembina Ekstrakurikuler. Di masa pandemi ini tentu saja orang akan berpikir dua kali untuk pergi jauh, keluar kota. Pasti itu pula yang dirasakan oleh sebagian besar para peserta.

Untuk berangkat, tentu harus melakukan rapid test. Nah, untuk rapid tes sendiri sudah memunculkan kekhawatiran tersendiri. Meskipun biaya rapid tes akan diganti, tetapi bukan masalah biaya yang jadi kekhawatiran. Kekhawatiran yang muncul adalah jika hasil rapid tes reaktif tentu tidak akan bisa berangkat mengikuti diklat dan tes akan lanjut dengan swab serta isolasi. Itulah yang menjadi kekhawatiran Malik Abdul Azis dan Triyono (peserta diklat dari Gunungkidul) dan tentunya termasuk peserta diklat dari daerah lain.

Beruntung hasil rapid tes keduanya menunjukkan hasil non reaktif, sehingga aman bagi mereka berdua untuk berangkat menimba ilmu mengikuti diklat pembina ekstrakurikuler di P4TK IPA.

 

Loading Likes...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *