Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3

Kereta Api Terbang Jaman Now

Kalau cuaca panas-panas begini pasti semuanya pakai kipas angin. Tapi kok bisa ya kipas angin itu muter sendiri kalau disambung ke listrik?

Bagi ibu-ibu di dapur pasti lah tidak asing dengan alat modern di dapur semacam blender, mixer, mesin cuci, dan lain sebagainya yang banyak mengurangi beban ibu-ibu di dapur. Alat-alat itu semuanya bisa muter sendiri. Gak jaman lagi bikin kue kocok-kocok telur sendiri, kan bisa-bisa tangan ibu berotot gede nantinya. Gak jaman lah.

Di negara-negara maju, kereta apinya sudah terbang alias jalannya super cepat bisa mencapai 600 km/jam bahkan bisa lebih. Nama kerennya maglev. Maglev itu singkatan dari Magnetic levitation¬†(kereta api magnet yang bisa mengambang). Wow…kecepatanya sama dengan kecepatan pesawat terbang. Apalagi kalau jalan dari Jakarta ke Bandung atau sebaliknya, bisa-bisa pantat makin panas karena perjalanan bisa sampai 5 – 7 jam jika week end sabtu minggu. Nah, bagaimana kalau kereta apinya bisa terbang atau proyek kereta api super cepat sudah terealisasi, pastinya saya akan memilih tujuan Jakarta dari Lombok, lalu naik maglev ke Bandung. Asyikk khann???.

Tapi tahukah sobat, kalau inovasi Maglev ini berasal dari karya para ilmuwan Fisika yang super jenius macam Biot, Savart, Lorentz, Weber, Tesla, dkk. Merekalah yang berjasa menemukan ilmunya. Temuan mereka awalnya dari percobaan Oersted yang mengamati penyimpangan jarum kompas jika didekatkan dengan kawat yang dialiri arus listrik. Nah… penjelasan selengkapnya bisa dipelajari pada materi Medan Magnet dalam Buku Digital Interaktif berikut ini.

Buku digital interaktif materi Medan Magnet karya Subki,M.Pd (Guru Fisika SMAN 1 Labuhan Haji dan Ketua MGMP Fisika Kab. Lombok Timur, NTB.

Loading Likes...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *