Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3

Best Practice IBL Kabupaten Ciamis

Foto bersama antara Peserta Kegiatan Inservice dengan MGMP IPA Kab. Ciamis dengan Narasumber, Fasilitator dan Kepala Bidang Pelatihan PPPPTK IPA Bandung

PENGELOLAAN KELAS MELALUI PENGGUNAAN INQUIRY BASED LEARNING
PADA MATERI HUKUM NEWTON TENTANG GERAK DI KELAS VIII D
DI SMP NEGERI 6 CIAMIS

 Oleh: Lili Abdullah Rozak

 ABSTRAK

 Pelaksanaan kegiatan pembelajaran untuk Unit Hukum Newton tentang Gerak telah dilaksanakan kepada peserta didik di Kelas VIIII D SMP Negeri 6 Ciamis. Pelaksanaan kegiatan memerlukan waktu 5 jam pelajaran untuk 2 kali pertemuan. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan Inquiry Based Learning (IBL) dengan 6 level inkuirinya yaitu Discovery Learning, Interactive Demontration, Inquiry Lesson, Inquiry Laboratory, RealWorld Application, dan Hypothetical Inquiry. Respon siswa sangat baik selama pembelajaran ditandai dengan kesungguhan mereka fokus untuk belajar. Efektifitas pembelajaran dengan menggunakan IBL didukung oleh pengelolaan kelas yang efektif dengan melemparkan pertanyaan-pertanyaan pada setiap level inkurinya. Beberapa pengertian pengelolaan kelas yang telah dikemukakan oleh para ahli, dapatlah memberi suatu gambaran serta pemahaman yang jelas bahwa pengelolaan kelas merupakan suatu usaha menyiapkan kondisi yang optimal agar proses atau kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara lancar. Pengelolaan kelas merupakan masalah yang amat kompleks dan seorang guru menggunakannya untuk menciptakan dan mempertahankan kondisi kelas sedemikian rupa sehingga anak didik dapat mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan secara efektif dan efisien. Selain pegnelolaan kelas, keterampilan bertanya sangat dituntut dalam level inkuri ini. Siswa tetap siaga dari pertanyaan yang hendak dilemparkannya gurunya pada setiap level inkuiri. Sebelumnya, siswa diajak komitmen terlebih dahulu yaitu selama proses pembelajaran berlangsung bagi yang akan bertanya/menjawab pertanyaan guru maka diharuskan untuk mengangkat tangan terlebih dahulu dan siswa tidak boleh menjawab secara bersamaan. Hal ini memberikan pelatihan untuk siswa atas rasa percaya diri mereka untuk mengeluarkan pendapat dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan (tentunya berkaitan dengan materi pembelajaan yang sedang dibahas). Selain itu, peserta didik juga selalu diberikan motivasi untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan terutama bagi siswa yang kurang memiliki keberanian untuk bertanya atau memberikan jawaban/pendapat. Hasil yang didapatkan dengan pengelolaan kelas yang baik dengan menggunakan IBL pada materi tentang Hukum Newton tentang gerak ternyata sangat memberikan hasil yang efektif pada peningkatan dan antusias siswa dalam proses belajar. Lain halnya jika dibandingkan dengan metode-metode pembelajaran yang biasa dilakukan yang tidak menuntut pelaksanaan kegiatan yang sistematis dengan menggunakan 6 level inkuri.

Kata kunci: pengelolaan kelas, level inkuiri, keterampilan bertanya, motivasi

Untuk lengkapnya dapat di unduh disini

Loading Likes...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *